Follow Me On Twitter

Rabu, 04 April 2012

The end

Selama ini gue selalu berusaha untuk mempertahankan semuanya, gue selalu berfikir sebentar lagi, ga akan lelah, tapi semakin lama malah semakin menyakitkan bagi gue, sering kali kejadian ini terjadi berulang n berulang v gue selalu coba tuk sabar dan trima kenyataan yang ada,.
Hingga gue ga pernah perhatiin diri gue sendiri, yang slalu gue utamain adalah hubungan ini, gue ga peduli apa yang terjadi sama diri gue sendiri, yang penting gue tetap bisa bersamanya.
Ga peduli berapa kali gue dimaki, dibentak, dimarahin bahkan seringkali gue nangis karna luka dihati, semakin dipendem semakin sakit,
Tapi itulah gue yang selalu percaya bahwa semua akan indah pada waktunya dan percaya bahwa dia yg terbaik buat gue.
Selama 1,5 tahun ini, gue berfikir bahwa kekuatan cinta ini ga akan pernah dipisahkan, meskipun selalu ada konflik dalam hubungan ini, meskipun pahit yang gue rasa.
Tapi hari ini 04-04-2012 , dia bilang putus sama gue, gue tanya keyakinanya apa bener dia serius untuk mengakhiri semuanya?
ternyata “ya” , itulah jawaban yang sangat menusuk hati gue, setengah rasa ini sepertinya hilang dah gue bener” lemes ga kuasa menahan tangis,.
Dalam tangis gue berfikir, klw dia bener cinta sejati gue, dia ga akan luakai hati gue, klw dia sayang sama gue, dia ga akan mau ngelepas gue sampai kapan pun. klw bener dia masih mengingin kan gue dia akan kembali secepatnya ..
Kenyataannya apa yang gue rasa???
Gue mulai merenung, mungkin inilah saatnya untuk melepas dia, slama ini gue hanya peduli sama dia hingga gue lupa dengan diri gue sendiri. Sekarang gue sadar ternyata diri gue juga penting, gue juga harus sayang sama diri gue yg slama ini hanya peduli sama dia.
Cukup, cukup sudah sampai disini, gue ga pernah nyesel udah mencintai dia selama ini, gue seneng bisa mencintai dia setulus hati gue, gue hanya kecewa sama diri gue sendi yg berulang kali disakitin.
Smoga gue kuat n bisa trima kenyataan ini...
Gue pengen bgt ungkapin smua ini tp gue ga pernah diberi kesempatan untuk bicara, gue harap dia ga akan pernah nyesel dengan keputusan yg dia buat. Karna gue yakin suatu saat nanti dia akan ngerasain apa yg w rasa saat ini, dan pada saat itu dia akan inget sama gue.

0 komentar:

Posting Komentar